12 Maret 2026 /
258 Viewers

Perkuat Keberlanjutan PAUD HI, Fasda dan Champion Sekolah Model Ikuti Pelatihan di Sumba Barat

Dalam upaya memperkuat keberlanjutan Program Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI), Fasilitator Daerah (Fasda) dan Champion Sekolah Model di Kabupaten Sumba Barat mengikuti Pelatihan Fasda dan Champion Sekolah Model PAUD HI Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi untuk memastikan praktik baik yang telah dikembangkan melalui program dapat terus dilanjutkan dan direplikasi oleh para pemangku kepentingan di daerah.

Pelatihan yang dilaksanakan pada 11–13 Maret 2026 berlangsung di Aula SDN Tabulo Dara, diikuti oleh 10 orang Fasilitator Daerah serta 15 kepala sekolah dan guru dari sekolah model PAUD HI. Para peserta dipersiapkan sebagai agen perubahan yang akan mendorong pengimbasan praktik baik PAUD HI kepada satuan pendidikan lainnya di wilayah Kabupaten Sumba Barat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari fase akhir implementasi Program Sponsorship yang saat ini memasuki tahun kedua. Pada tahap ini, penguatan kepemilikan (ownership) dan keberlanjutan (sustainability) program menjadi fokus utama, sehingga praktik-praktik baik yang telah dibangun selama program berjalan dapat diadopsi secara mandiri oleh pemerintah daerah, satuan pendidikan, serta komunitas pendidikan di tingkat lokal.

Melalui pelatihan ini, para Fasda dan Champion Sekolah Model dibekali empat keterampilan utama yang mendukung proses pengimbasan program, yaitu facilitation (fasilitasi), training (pelatihan), coaching (pendampingan), dan mentoring (bimbingan). Dengan keterampilan tersebut, para peserta diharapkan mampu memfasilitasi proses pembelajaran bersama serta mendampingi satuan PAUD lainnya dalam mengimplementasikan pendekatan PAUD HI.

Pengimbasan praktik baik ini akan dilakukan melalui berbagai forum pembelajaran, seperti Kelompok Kerja Guru (KKG), serta kegiatan pendampingan langsung kepada satuan PAUD di kecamatan masing-masing.

Pelatihan ini difasilitasi oleh empat fasilitator, yaitu David Moto Lele, S.Pd., M.Pd., Yakobus U. Daga, S.Pd., M.M., Yoice Keke Mambo Dima, S.Pd., Gr., dan Wiwi Kancanawati, S.Pd., Gr. Dalam kesempatan tersebut turut hadir Kepala Bidang P2TK, Bidang PAUD, serta Pengawas TK yang mengamati secara langsung proses pelatihan.

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Sumba Barat, Samuel Kali Kulla, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa PAUD merupakan fondasi penting dalam pembangunan pendidikan. “Di tengah efisiensi anggaran tahun 2026, alokasi anggaran terbesar DPKO justru berada pada bidang PAUD dengan total sekitar Rp 300 juta. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan anak usia dini,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran turut berdampak pada keberlanjutan tenaga pendidik yang sebelumnya dibiayai melalui Dana Desa. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi berbagai pihak untuk memastikan layanan PAUD tetap berjalan optimal.

Pada akhir kegiatan, para peserta bersama fasilitator menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) sebagai langkah konkret untuk mengimbaskan dan mereplikasi praktik baik implementasi PAUD HI melalui forum KKG serta kegiatan pendampingan di wilayah masing-masing. (SI/Education/AL)