Terms of Reference Konsultan Videografer
KREASI Kabupaten Pulau Morotai
Peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia tidak cukup diukur dari seberapa banyak intervensi dijalankan, tetapi dari seberapa nyata perubahan yang bertahan dalam praktik sehari-hari di sekolah dan pemerintahan. Melalui program Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia (KREASI), yang didanai Global Partnership for Education (GPE) dan dilaksanakan oleh Save the Children bersama Konsorsium Mitra Pendidikan Indonesia (MPI), upaya penguatan tata kelola, kapasitas guru dan kepala sekolah, praktik pembelajaran, serta lingkungan belajar yang mendukung hasil belajar peserta didik terus didorong secara sistematis. Di Kabupaten Pulau Morotai, Perkumpulan Stimulant Institute berperan sebagai Mitra Pelaksana Lokal KREASI Morotai, bekerja bersama pemerintah daerah sebagai aktor utama perubahan dalam merumuskan kebijakan, perencanaan, dan penganggaran pendidikan yang berbasis bukti.
Seiring berjalannya implementasi, mulai muncul praktik baik dan perubahan perilaku yang bermakna di tingkat sekolah, guru, kepala sekolah, serta perangkat daerah. Perubahan tersebut merupakan bukti bahwa pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan lokal mampu menggerakkan transformasi dari dalam sistem. Namun, capaian ini belum seluruhnya terdokumentasi dan dikomunikasikan secara luas. Padahal, Morotai sebagai wilayah kepulauan terluar memiliki cerita pembelajaran yang relevan bagi daerah lain dengan tantangan serupa, sekaligus menjadi sumber inspirasi bagi pengambil kebijakan di tingkat nasional.
Karena itu, Perkumpulan Stimulant Institute melalui KREASI Morotai membuka rekrutmen konsultan videografer untuk mendokumentasikan cerita Most Significant Change (MSC), yaitu jejak praktik baik serta perubahan perilaku yang bermakna dan berdampak pasca intervensi program. Dokumentasi ini dirancang bukan sekadar sebagai arsip visual, melainkan sebagai instrumen pembelajaran, advokasi, dan akuntabilitas yang menampilkan kisah perubahan secara autentik, berbasis fakta, dan berpusat pada suara para pelaku di lapangan. Hasil produksi diharapkan memenuhi standar kualitas siaran sehingga layak dipublikasikan melalui media nasional serta kanal komunikasi mitra dan donor.
Melalui dokumentasi yang kuat dan strategis, KREASI Morotai berupaya memperkuat visibilitas capaian program, mendorong replikasi dan keberlanjutan praktik baik oleh pemerintah daerah dan satuan pendidikan, serta memperluas dukungan terhadap agenda peningkatan kualitas pendidikan dasar di Indonesia. Dengan demikian, perubahan yang terjadi di Morotai tidak berhenti sebagai hasil lokal, tetapi menjadi bukti kontribusi nyata kolaborasi multipihak dalam memajukan pendidikan anak Indonesia.
Tujuan Umum: Mendokumentasikan praktik baik serta perubahan perilaku yang bermakna dan berdampak, yang dapat dipublikasikan melalui media nasional dan kanal komunikasi mitra serta donor.
Tujuan Khusus:
Lokasi Penugasan:
Penugasan dilaksanakan di Kabupaten Pulau Morotai.
Kualifikasi:
Penugasan ini terbuka bagi konsultan videografer, baik individual maupun tim, yang memiliki kompetensi dan pengalaman dalam produksi serta penyuntingan video. Konsultan videografer yang mengajukan penawaran diharapkan memiliki:
1. Memiliki pengalaman dalam bidang videografi dan dokumentasi, termasuk produksi video, cerita human interest, media sosial, atau kebutuhan komunikasi lainnya.
2. Memiliki peralatan videografi yang memadai untuk produksi lapangan.
3. Mampu menerjemahkan ide menjadi cerita visual yang menarik serta beradaptasi dengan kebutuhan produksi dan penyuntingan yang dinamis.
4. Mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai timeline yang disepakati.
5. Mematuhi prinsip perlindungan anak, persetujuan dokumentasi, dan etika pengambilan gambar, khususnya dalam dokumentasi yang melibatkan anak.
Dokumen penawaran:
1. Surat penawaran
2. Proposal teknis
3. Proposal keuangan
4. CV
5. Portofolio
Dokumen Penawaran dapat dikirimkan melalui email: hr.logistik.kreasi@gmail.com dan communicationkreasimorotai@gmail.com. Batas Akhir Pengiriman Proposal 10 Oktober 2026.