Program Kolaborasi untuk Edukasi Anak Indonesia (KREASI) merupakan inisiatif kolaboratif yang dilaksanakan oleh Stimulant Institute bersama Save the Children Indonesia di Kabupaten Pulau Morotai. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi Literasi, Numerasi, dan Karakter bagi anak Pendidikan Usia Dini (PAUD/TK) dan Sekolah Dasar (SD)/ Madrasah Ibtidaiyah (MI). Pelaksanaan program KREASI menitikberatkan pada 4 (empat) area fundamental (outcome) yaitu kurikulum, asesmen pengajaran dan kepemimpinan serta perlindungan anak termasuk perubahan iklim dan isu GEDSI.
Sejak diluncurkan pada Januari 2025, Program KREASI telah melaksanakan berbagai aktivitas di tingkat kabupaten, satuan pendidikan, dan komunitas. Kegiatan tersebut meliputi penguatan kapasitas guru dan kepala sekolah, penyediaan bahan ajar kontekstual, advokasi pendidikan inklusif, penguatan tata kelola pendidikan berbasis data, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik dan komunitas dalam penerapan kebijakan perlindungan anak. Untuk memastikan bahwa implementasi program benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan kualitas pembelajaran dan perubahan praktik pendidikan inklusif serta perlindungan anak di sekolah maupun komunitas, diperlukan proses monitoring dan evaluasi hasil (outcome) secara sistematis dan partisipatif. Survei dampak ini dirancang untuk mengevaluasi sejauh mana perubahan yang ditargetkan telah tercapai, baik pada tingkat individu (peserta didik, guru, kepala sekolah), lembaga pendidikan, maupun dukungan dari sistem dan kebijakan pemerintah daerah.
Hasil dari survei ini akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan berbasis bukti, mendukung perbaikan strategi implementasi, serta menjamin keberlanjutan program di masa mendatang.